Gigitan Mungkin Menakutkan Namun Tidak Berbahaya

Update Terakhir: November 17, 2014

Luis SuarezSuarez: Gigitan Mungkin Menakutkan Namun Tidak Berbahaya – Pemain lini depan itu berpikir bahwa dirinya itu diperlakukan ‘layaknya seorang penjahat” pada musim panas ini dan sang pemain kemudian membandingkan saat-saat kegilaan yang dilakukannya itu seperti gigitan terkenal yang dilakukan oleh petinju Mike Tyson.

Suarez telah membela sejarahnya yang pernah menggigit pemain dalam pertandingan dengan menegaskan bahwa itu “relatif tidak berbahaya”.

Pemain lini depan itu telah menerima larangan selama empat bulan lamanya berhubungan dengan sepak bola yang kompetitif dikarenakan dirinya menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 di Brasil pada musim panas kemarin dan baru melakukan debut bersama dengan klub barunya yaitu Barcelona pada akhir bulan lalu.

Larangan FIFA yang panjang itu mengingat sejarah Suarez sendiri yang memang sebelumnya pernah melakukan tindakan yang tidak terpuji itu, yang mana sesuatu yang sangat sedikit dilakukan oleh pemain profesional lainnya – insiden dengan Chiellini merupakan insiden yang ke tiga dalam lima tahun terakhir dimana pemain yang berasal dari Uruguay itu telah tertangkap kamera sedang menyerang para pemain lawan dengan menggunakan giginya.

Meskipun Suarez dengan jujur mengaku bahwa dia bisa melihat alasan mengapa orang takut tentang digigit, akan tetapi dia membandingkan saat kegilaannya sendiri itu dengan saat ketika petinju Mike Tyson menggigit bagian telinga Evander Holyfield.

“Mereka memperlakukan saya seperti layaknya seorang penjahat. (Akan tetapi) itu adalah kesalahan saya.”

“Ini merupakan kali yang ke tiga sesuatu yang seperti itu terjadi pada saya dan saya membutuhkan bantuan, meskipun saya menjadi seorang sasaran yang empuk.”

“Menggigit itu menakutkan banyak orang, akan tetapi itu relatif tidak berbahaya, atau setidaknya begitu dalam insiden yang saya terlibat di dalamnya.”

“Tidak ada satu pun dari gigitan saya itu yang seperti dilakukan oleh Mike Tyson kepada Evander Holyfield, akan tetapi tidak ada yang peduli tentang hal itu.”

Suarez melakukan debutnya secara tidak resmi bersama dengan Barca di Gamper Trophy di musim panas dan pelatih kepalanya telah membandingkan bahwa hukuman yang didapatkan oleh Suarez dengan seorang tahanan terorisme keamanan tinggi di Kuba.

“’Mereka pada akhirnya membebaskan dia dari Teluk Guantanamo untuk bersama dengan kita. Semua orang bertepuk tangan kepada tahanan yang baru dirilis dan saya berusaha untuk tidak merasa malu.”

Suarez sendiri sempat dikaitkan dengan Arsenal pada tahun lalu, namun, pada akhirnya, pemain yang berusia 27 tahun itu tetap bertahan di Liverpool selama satu musim terakhir. Dia mengakui bahwa keputusan itu dibuat sebagian karena Steven Gerrard meyakinkannya bahwa sebuah klub yang jauh lebih besar dari luar negeri akan menginginkan dirinya cepat atau lambat.

“Dia itu sangat tepat. Dia berkata:” Bertahan, bermain dengan baik bersama Liverpool, dan Bayern, Real Madrid ataupun Barca akan segera datang memanggil, karena kamu itu cukup baik untuk bermain di mana saja.'”