Saya Membuat Sebuah Keputusan Berkualitas

Update Terakhir: November 27, 2014

Manchester UnitedVan Gaal: Saya Membuat Sebuah Keputusan Berkualitas –  Manajer Manchester United merasa telah membuktikan bahwa keputusannya untuk mengubah pertahanan menjadi tiga orang memang tindakan yang benar, meskipun mencatat bahwa dia akan mendapatkan hukuman untuk itu setelah mendapatkan sebuah kekalahan.

Louis van Gaal mengatakan bahwa dirinya sekarang sudah dapat “tertawa” setelah “keputusan yang berkualitas” untuk mengembalikan formasi tiga pemain belakang melihat Manchester United berhasil mengalahkan Arsenal dengan skor akhir 2-1 di Emirates Stadium.

Dengan cedera yang terus mengganggu skuadnya, pelatih asal Belanda itu mengerahkan dua pemain muda yaitu Paddy McNair serta Tyler Blackett bersama dengan Chris Smalling di pusat lini pertahanan, dengan Antonio Valencia dan juga Luke Shaw berada di sayap.

The Red Devils telah melihat kemajuan dalam hasil yang sejak beralih ke empat pemain belakang pada awal September kemarin, namun Van Gaal kini merasa dibenarkan, meskipun mencatat bahwa dia akan dihukum untuk keputusan yang sama jika hasilnya berjalan ke arah lain.

“Jika Arsenal mencetak gol di 20 menit pertama, kamu akan bertanya tentang mengapa saya memilih tiga bek – namun sekarang saya sudah bisa tertawa.”

“Saya merasa yakin bahwa saya sudah membuat keputusan yang tepat. Untuk membuatnya sebelum pertandingan, itu merupakan sebuah keputusan yang berkualitas. Saya dapat mengatakan hal tersebut sekarang, itulah kehidupan seorang pelatih. Hasilnya selalu memberikan alasan atau tidak.”

“Saya harus mengatakan bahwa saya tidak bisa melakukan hal-hal lain karena saya tidak mempunayi banyak pemain. Saya berpikir para pemain telah melakukan hal yang fantastis. Blackett, McNair serta Shaw – baru berapa umur mereka?”
“Saya berharap beberapa pemain kembali dari cedera karena itu sangat luar biasa sulit untuk menciptakan konsistensi dalam tim. Setiap minggu saya harus mengubah line up saya. Itu tidak selalu baik untuk membuat ultimatism dalam tim. “

Arsenal mendominasi sebagian besar jalannya babak pertama dan menyia-nyiakan kesempatan untuk memimpin, meninggalkan bos United mengkritisi retensi bola timnya.

“Saya tidak merasa senang dengan bagaimana cara kami bermain di babak pertama, namun, tentu saja, itu merupakan satu laga tandang melawan tim yang top dan kami telah memenangkannya seperti itu, OK, saya bisa mengatakan ya, itu merupakan kemenangan terbaik saya (di Inggris).”

“Dalam 35 menit pertama kami memberikan bola jauh sehingga itu mudah; itu tidak mungkin untuk satu tim yang top. Arsenal menciptakan begitu banyak peluang akan tetapi untungnya kami memiliki seorang penjaga gawang yang sangat baik (David de Gea). Setelah 35 menit pertama, kamu melihat kami berhasil datang kembali ke dalam permainan.”

“Itulah apa yang saya katakan di babak pertama. Ketika kami menjaga bola, ketika kami menunjukkan kepercayaan diri, maka kami akan mencetak gol.”